dunia bunda-ku

Dulu sebelum married aku pernah bekerja di salah satu contractor di Tembagapura – Papua.. tapi setelah married asli  lo hidup ku hanya mengurus anak-anak ku dengan sambilan untuk mengisi rasa jenuh aku berjualan.. sebelum tinggal di Tembagapura ini di Bandung kota tercinta ku aku sudah pernah berjualan.. dan lebih aku tekuni lagi berjualan di tempat ku tinggal sekarang… dari berjualan pakaian dan teman2 nya xixixixi tau x maksud nya, yang sengaja di import dari Bandung… he..he.. sampai berjualan makanan aku lakoni… tapi kadang-kadang saking asyik nya berbisnis aku sampai lupa kalo ada anak-anak ku yang butuh perhatian penuh.. merasa berdosa memang, tapi aku ber bisnis pun untuk anak-anak ku juga dan sebagian pendapatan aku belikan kebutuhan anak-anak ku.. bulan2 pertama sukses banget dalam berjualan ku tapi menginjak tahun pertama mulai dech macet… ada yang pulang begitu aja tanpa tau alamat kampoeng halaman nya, ada yang ngulur2 waktu pembayaran ( karena system ku waktu itu kredit ) Dan tau ga akhirnya aku BANGKRUT…jangankan kan untung modal pun amblas bahkan lebih gila nya lagi aku pun berhutang sama orang2 karena sebagian barang jualan ku titipan orang.. tapi aku harus bertanggung jawab orang yang punya barang tidak mau tau siapa yang ambil barang… yach itu lah liku-liku ber bisnis ada untung ada rugi.. Selama 3 tahun aku vakum untuk tidak berjualan dan aku hanya mengurus anak-anak ku dan kebetulan anak ke 3 ku lahir dan aku mengurus semuanya sendirian tanpa pembantu dan kadang2 suami ku ikut membantu tapi aku tidak terlalu memaksa untuk selalu membantu ku karena dengan bekerja di tempat yang penuh resiko cukup membuat nya lelah seharian bekerja.Dari mengurus anak, membereskan rumah, memasak… dan suami tentunya aku jalani… jujur saja kadang2 aku merasa capeeeekkkkk benget.. tapi karena memang begitu kodrat seorang istri ya aku jalani Karena ALLOHSempat terpikir oleh ku untuk bekerja kembali karena merasa jenuh dengan rutinitas di rumah dan aku mencoba melamar bekerja ke beberapa tempat tapi ga ada panggilan kerja juga ( kacian yak…) tapi aku kembali lagi pada yang maha kuasa Yaa-Jabbar mungkin aku harus di rumah mengurus anak-anak ku dan akhir nya aku dengan izin suami untuk kembali menggeluti dunia bisnis dengan berjualan kembali dan Alhamdulillah suami mendukung ku… Aku mencoba dengan berjualan tas-tas unik yang aku beli dari orang dengan harga grosir, pakaian2 yang dengan sepenuh hati ibu ku mau membantu untuk belanja barang2 yang di butuhkan… dan anak-anak ku senang karena bundanya selalu ada di setiap mereka membutuhkan bundanya…  Hhmm.. mungkin  inilah dunia bundayang sebenarnya hidupnya hanya untuk anak-anaknya dan kelurganya…
dan aku pun harus lebih banyak lagi belajar menghadapi anak-anak ku.. yang paling besar sudah mau remaja… dan aku harus lebih extra hati-hati memantau pergaulannya… dan aku harus lebih belajar bersabar menghadapi anak ku yang bontot hhuuuihhhhh kalo laki-laki emang gitu x ya…. Ga mau diem… ada aja yang bikin dia penasaran… pernah taplak meja dia baka untung aja ga sampe kebakaran…. Xixixixi….apalagi ibuku dengan 3 jagoan nya dan 1 putri nya…. Wahhh pasti repot dechhhhh……
terima kasih Mama atas segala yang telah engkau berikan kepada anak-anak mu aku mohon maaf karena dulu suka bikin mama marah, bikin mama nangis karena kelakuan anak-anak mu…
Yaa- rahmaan
berikan lah ibu ku kebahagian dunia akherat amien….

4 Responses to “dunia bunda-ku”

  1. aduuhhh….aku terharu sekali…
    aku jg punya pengalaman yg sama…sekali lagi.. ” Hidup Ibu Ibu Rumah Tangga”

  2. duniabunda Says:

    makasih ya udah mau mampir

  3. memang surga berada di telapak kaki bunda,kasih bunda sepanjang jalan.

  4. grosirpakaiananak Says:

    salam kenal bunda… di WP banyak banget ya bunda2 yang bisa ngemong anak seperti aku ini…

Leave a Reply